Mengenal Infeksi Saluran Kemih
By cepat sehat|7 Mei 2024|Kesehatan
Rasa anyang-anyang mungkin pernah dirasakan pada sebagian orang dan sering dianggap sebagai kondisi akibat sering menahan pipis atau kurang minum, benarkah demikian? Rasa nyeri yang timbul saat hendak, selama dan sesudah berkemih umumnya disebabkan karena Infeksi Saluran Kemih (disingkat ISK). ISK merupakan infeksi pada bagian mana pun dari sistem saluran kemih. Sistem saluran kemih meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.
Infeksi saluran kemih umumnya terjadi di uretra dan kandung kemih. Infeksi terjadi saat bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra. Setelah itu, bakteri berkembang biak di dalam kandung kemih. Bila tidak ditangani dengan baik maka bakteri dapat menyebabkan infeksi, bahkan sampai ke ginjal.
Penyebab infeksi saluran kemih tersering adalah E.coli / Escherichia coli. Bakteri ini biasanya hidup di saluran pencernaan tapi bisa menginfeksi saluran kemih. Penyebab lainnya adalah bakteri Klebsiella, Pseudomonas, dan spesies Enterococcus atau Staphylococcus lainnya.
FAKTOR RISIKO INFEKSI SALURAN KEMIH
Infeksi saluran kemih bisa dialami oleh siapa saja. Tetapi ada beberapa faktor yang berpotensi meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih, antara lain:
- Anak perempuan atau wanita lebih sering terkena ISK karena uretra wanita yang lebih pendek dan letak uretra pada wanita yang lebih dekat ke anus, tempat bakteri penyebab infeksi saluran kemih berada, sehingga bakteri lebih mudah masuk ke dalam kandung kemih.
- Aktif secara seksual
- Bertambahnya usia
- Pasca tindakan medis atau operasi pada saluran kemih
- Penggunaan kateter urin untuk jangka panjang/ terlalu lama
- Kelainan pada saluran kemih sejak lahir
- Cedera pada saraf di sekitar kandung kemih yang menghambat pengeluaran urin
- Penyumbatan di saluran kemih
- Daya tahan tubuh lemah
- Menopause
- Wanita yang menggunakan jenis alat kontrasepsi tertentu seperti diafragma atau spermisida
GEJALA INFEKSI SALURAN KEMIH
Gejala yang ditimbulkan dari infeksi saluran kemih adalah:
- Rasa nyeri atau sensasi perih seperti terbakar saat buang air kecil
- Sering buang air kecil
- Merasa ingin buang air kecil meski kandung kemih kosong
- Urin berdarah
- Rasa kram di selangkangan atau perut bagian bawah (nyeri suprapubik)
PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN KEMIH
Infeksi Saluran Kemih dapat dicegah dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Rutin membersihkan area kemaluan setelah buang air bersih atau berkemih dengan air bersih.
- Menghindari kebiasaan menahan buang air kecil.
- Memperbanyak minum air putih agar buang air kecil bisa teratur sehingga memungkinkan bakteri keluar dari saluran kemih sebelum infeksi terjadi.
- Saat membersihkan area kemaluan setelah buang air kecil atau buang air besar, lakukan dengan cara mengusap dari depan ke belakang. Hal ini dapat membantu mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan uretra.
- Mengganti alat kontrasepsi yang bebas dari spermisida.
- Menghindari memakai produk pembersih kewanitaan yang berpotensi menyebabkan iritasi terutama yang mengandung zat parfum.
Bila Anda mengalami gejala nyeri saat berkemih atau anyang-anyangan segera konsultasi ke dokter Anda agar tidak terjadi penjalaran infeksi sampai ginjal atau terjadi komplikasi yang lebih berat.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Bahaya Cacing Dalam Tubuh
14 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Kenali Makanan dan Minuman Pemicu Kanker
19 April 2024
Baca Selengkapnya
Faringitis– Nyeri Menelan Yang Menganggu
15 April 2024
Baca Selengkapnya
Mengenal Penyakit Parkinson
29 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Kenali apa itu Stroke
19 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter