Resiko Stress Berat Pada Caleg Gagal Pasca Pemilu
By cepat sehat|1 Mei 2024|Gaya Hidup
TRADISI 5 TAHUNAN YANG PENUH RISIKO
Tanggal 14 Februari 2024 yang lalu, Indonesia mengadakan pemilu serentak sebagai agenda 5 tahunan. Pada pemilu kali ini dilakukan pemilihan Capres-cawapres, caleg DPR RI, DPD, Caleg DPRD tingkat I dan caleg DPRD tingkat II.
Masa kampanye sejak 1 bulan Januari 2024 dimulai, perlombaan para kontestan caleg pada khususnya mulai berlomba menarik perhatian masyarakat sebanyak-banyaknya agar dikenal oleh masyarakat dan mau memberikan suara kepadanya.
Berbagai trik mulai dari membuat alat perangkat kampanye seperti baliho, spanduk, umbul-umbul, kartu nama, flyer, kaos, gimmick dan lainnya, ini berarti adanya modal dana yang harus disediakan dan dikeluarkan untuk membayar biaya cetak, dan jasa bagi tenaga sukarelawan yang memasang dan menyebarkannya.
SEMAKIN TINGGI MODAL – SEMAKIN BERAT STRESS KETIKA GAGAL
Walaupun slogan berkeadilan dicetuskan SIAP MENANG – SIAP Kalah, mungkin hanyalah sekedar jargon bagi sebagian caleg yang dengan penuh ambisi mengeluarkan uang untuk mendukung kampanyenya, bahkan konon tidak sedikit caleg yang rela menghabiskan uang dengan uang pinjaman pula.
Ambisi nafsu untuk menjadi Caleg yang demikian besar bisa berpotensi meruntuhkan mental emosional/ kejiwaan para Caleg yang gagal ketika KPU sudah menyelesaikan hasil penghitungannya.
Post Election Stress Disorder atau diterjemahkan menjadi Gangguan Stress Pasca Pemilu di mana terjadi lonjakan kecemasan yang berlebihan setelah Pemilu. Kecemasan berlebihan ini merupakan gejala yang umum terjadi pada semua caleg yang gagal apalagi saat penghitungan suara sudah mencapai di atas 80 % sedangkan jumlah suara yang mendukungnya belum juga beranjak naik drastis mencapai ambang batas parlemen yang telah ditentukan.
Selain kecemasan, ada pula terdeteksi gejala sikap yang suka menuduh dan memfitnah serta mudah marah, dan ada yang bersikap pesimis, sampai ke situasi depresi serta halusinasi.
PENANGANAN KONDISI STRESS
Para caleg yang berisiko tinggi mengalami gangguan kejiwaan akut pasca kegagalan biasanya yang telah mengeluarkan banyak dana dan bahkan melebihi kemampuan keuangannya sendiri, sampai berhutang atau meminjam uang dari bank atau Pinjaman online. Apabila caleg ini tidak sanggup melunasi hutang pinjamannya, maka ini yang akan memperberat kondisi mental emosionalnya yang memburuk pasca pemilu. Sedangkan pada Caleg yang gagal namun tidak banyak mengeluarkan dana hanya akan memiliki risiko kecil untuk mengalami gangguan jiwa.
Gejala kecemasan berlebihan, mudah marah, depresi sampai halusinasi merupakan gejala kejiwaan yang perlu segera dilakukan penanganan. Seperti pada kondisi depresi, bila tidak segera mendapatkan penanganan oleh dokter akan berlanjut ke kondisi munculnya keinginan untuk bunuh diri atau mengakhiri hidupnya.
Mungkin sudah menjadi keharusan bagi para Caleg untuk memiliki terlebih dahulu Jaminan Kesehatan seperti Kartu Indonesia Sehat atau jaminan kesehatan swasta, sehingga lebih mudah untuk segera mengakses layanan kesehatan terdekat.
Saat ini sudah banyak fasilitas kesehatan yang dapat memberikan layanan terapi bagi pasien yang mengalami gejala-gejala gangguan jiwa di atas. Konsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis kesehatan jiwa maupun psikolog dapat dilakukan melalui tatap muka maupun online via telemedicine. Dan sekarang ini layanan kesehatan sudah semakin terintegrasi dan pasien dapat dengan mudah mendapatkan layanan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut untuk mendapatkan pelayanan spesialisasi sampai rawat inap khusus pasien dengan gangguan kejiwaan.
Semoga di periode Pemilu lima tahun yang akan datang, para calon kontestan sudah mempersiapkan diri dan mental dengan lebih baik, dan memahami bahwa yang namanya kontestasi pileg harus siap menang dan siap kalah.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Waspada Demam Berdarah
18 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Cara Mengatasi Asam Lambung Yang Naik
12 April 2024
Baca Selengkapnya
Gangguan Pendengaran
17 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Cara Mengatasi Asam Lambung Yang Naik
4 April 2024
Baca Selengkapnya
Mengenal Penyakit Parkinson
29 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter