Upaya Mencegah Anak Tenggelam

By cepat sehat|30 April 2024|Tips Sehat Keluarga

Beberapa waktu lalu terjadi berita viral anak artis yang tewas tenggelam di kolam renang umum, terlepas dari kemungkinan penyebab lain yang sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Dari kasus ini, yang jadi perhatian adalah diperlukan upaya bersama untuk mencegah kasus anak tenggelam tidak terjadi lagi di kemudian hari. 

Tenggelam adalah suatu situasi kegawatdaruratan yang menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan kematian karena kecelakaan di seluruh dunia. Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tercatat sekitar 236.000 orang meninggal setiap tahunnya karena tenggelam dan lebih dari setengahnya berusia di bawah 30 tahun. Sedangkan jumlah kematian akibat tenggelam di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 4.518 jiwa atau 0,27% dari total kematian, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-123 di dunia.

Dilaporkan dari sekitar 140.000 kasus kematian akibat tenggelam terjadi pada anak di bawah 15 tahun, dengan prevalensi usia terbanyak : 1-4 tahun. Berdasarkan data tahun 2020, 43% nya terjadi di perairan terbuka, 36% di kolam renang, 9% di bak mandi dan 12% di tempat lainnya. 

Penyebab Tenggelam

Selain disebabkan karena ketidakmampuan untuk berenang, juga ada faktor lain yang dapat menyebabkan tenggelam antara lain :

  1. Terganggunya kemampuan fisik akibat pengaruh dari obat-obatan
  2. Ketidakmampuan akibat hipotermia, syok, cedera atau kelelahan
  3. Ketidakmampuan akibat penyakit akut ketika berenang
  4. Perahu atau kapal tenggelam
  5. Terperangkap atau terjerat di dalam air, dan
  6. Bunuh diri.

Upaya Pertolongan dan Pencegahan Pada Orang Tenggelam

Berikut adalah tips penyelamatan dan pencegahan yang dirilis oleh Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia pada 10 Februari 2024.

  1. RAIH dengan atau tanpa alat
  2. LEMPAR alat apung baik ban atau papan
  3. DAYUNG atau menggunakan perahu mendekati korban
  4. RENANG adalah upaya terakhir dan harus yang sudah terlatih, dapat juga menggunakan alat apung

Upaya Pencegahan Kasus Tenggelam

Rekomendasi dari American Academy of Pediatrics agar dilakukan pemasangan pagar 4 sisi yang mencegah akses langsung anak ke dalam kolam renang untuk mencegah terjadinya kecelakaan tenggelam. Diperlukan pagar dengan tinggi minimal 120 cm, sehingga tidak dapat dipanjat oleh anak-anak dan batas jarak bagian bawah pagar dan tanah kurang dari 10 cm. Selain pagar, diperlukan adanya pemasangan gerbang yang bisa mengunci dan menutup sendiri sehingga tidak mudah diakses oleh anak-anak. 

Yang terpenting dalam melakukan pencegahan tenggelam adalah PENGAWASAN LANGSUNG dari orang tua/ pengasuh saat anak berada di sekitar bak mandi, kolam renang dan tempat yang mengandung air lainnya. Setiap anak yang akan berenang WAJIB dipakaikan jaket penyelamat/ life jacket. Selain itu penting untuk mengajari anak teknik berenang yang benar dan cara untuk menyelamatkan diri dari tenggelam, seperti: cara melompat ke dalam air, mengusahakan kepala berada di permukaan air, gerakan berbalik di dalam air, memastikan anak bisa mengapung, mengajari cara bernapas sambil bergerak di dalam air dan cara untuk keluar dari air.

Tips Berenang yang Aman Bersama Anak

Berikut ini adalah beberapa tips berenang yang aman bersama anak, yaitu:

  1. Pastikan orang tua memahami keamanan kolam renang. Cek apakah ada petugas pengawas di sekitar kolam renang (life guard) dan pastikan kedalaman kolam renang aman untuk anak
  2. Dampingi selalu anak, jangan tinggalkan anak berenang sendirian. Jika anak usia kurang dari 4 tahun, orangtua harus selalu memegang lengan anak saat berenang meskipun anak sudah mahir
  3. Pastikan anak menggunakan pelampung sesuai dengan ukuran tubuh dan umur anak sebelum masuk ke kolam renang
  4. Jangan membawa mainan ke dalam kolam renang untuk mencegah anak terpeleset atau jatuh saat ingin mengambil mainannya
  5. Pelajari cara pemberian nafas buatan dan bantuan hidup dasar (basic life support bagi orang non medis) sebagai antisipasi jika anak tenggelam
  6. Ajari anak cara berenang yang benar sedini mungkin, seperti cara bernafas, bergerak maju dan mengambang
  7. Bila anak memiliki kondisi kesehatan khusus, seperti epilepsi, asma, sakit jantung bawaan, sebaiknya dikonsultasikan dahulu ke dokter anak sebelum mengajak anak berenang
  8. Hindari berenang setelah mengkonsumsi obat yang dapat mengganggu keseimbangan dan koordinasi. Pastikan anak dalam kondisi sehat saat akan berenang.

Bila Anda memerlukan konsultasi lebih lanjut mengenai kesehatan anak, maka konsultasikan dengan dokter atau dokter spesialis anak Anda di fasilitas kesehatan ataupun melalui telemedicine. Pastikan anak dalam kondisi sehat agar selama berenang menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi Anda dan keluarga.


Artikel Lainnya

Butuh Bantuan Segera?

Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit

Pesan Sekarang

Dokter Kami

dr. Cahyadi Surya, MPH

Clinic Cepat Sehat

dr. Cahyadi Surya, MPH

General Practitioner

Konsultasi Sekarang
dr. Yahya Albar

Clinic Cepat Sehat

dr. Yahya Albar

General Practitioner

Konsultasi Sekarang
dr. Ni Wayan Mega Rajuni

Clinic Cepat Sehat

dr. Ni Wayan Mega Rajuni

General Practitioner

Konsultasi Sekarang
dr Lorenzo Alexander Pradhana

Clinic Cepat Sehat

dr Lorenzo Alexander Pradhana

General Practitioner

Konsultasi Sekarang
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa

Clinic Cepat Sehat

dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa

General Practitioner

Konsultasi Sekarang

Konsultasi Dengan Dokter

Temukan Dokter

©2026 Copyright Cepat Sehat Indonesia