Mengenal Penyakit Parkinson
By Cepat Sehat|29 Maret 2024|Penyakit
Kebanyakan orang yang mengalami gejala penyakit Parkinson muncul setelah usia 50 tahun, namun penyakit Parkinson juga dapat menyerang orang yang lebih muda. Sekitar 10% diagnosis Parkinson terjadi sebelum usia 50 tahun, diagnosis ini disebut penyakit Parkinson Early Onset (atau Young Onset)
Penyebab Penyakit Parkinson
Penyebab pasti daripada penyakit parkinson tidak diketahui, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga memiliki peranan seperti genetik, dan terpaparnya racun pada lingkungan. Untuk faktor risiko penyakit parkinson ini antara lain:
- Usia, diperkirakan sekitar 1 persen dari penduduk di atas usia 60 tahun menderita penyakit Parkinson dan meningkat menjadi 2 persen pada kelompok penduduk diatas 65 tahun
- Jenis kelamin, menurut penelitian laki-laki lebih sering menderita parkinson dibandingkan perempuan dengan rasio 1,5 : 1.
- Riwayat pernah mengalami cedera kepala
- Terpaparnya dengan racun seperti pestisida dan logam berat.
Gejala penyakit Parkinson
Gejala utama dari penyakit ini adalah gangguan pada gerakan motorik, yaitu :
- Tremor (gemetar) pada tangan, lengan, kaki, rahang, dan wajah. Tremor ini tetap terjadi walaupun pasien dalam keadaan istirahat.
- Kekakuan otot (stiffness, rigidity)
- Bradikinesia (lamban dalam melakukan gerakan)
- Postur yang tak stabil lagi (postural instability) yaitu gangguan keseimbangan dan koordinasi.
Gejala lainnya antara lain hilangnya kemampuan untuk membaui sesuatu, berkurangnya ketangkasan tangan, kesulitan menulis tangan, gangguan fungsi otonom, seperti sulit buang air besar, sering mengalami rasa kebelet buang air kecil, gangguan fungsi seksual, mengeluarkan air liur, gangguan tidur, gangguan menelan, depresi dan kecemasan, dan mata kering akibat kemampuan gerak mata berkurang sehingga reflek berkedip jadi melambat.
Pengobatan penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson hingga saat ini belum ada terapi yang pasti untuk penyembuhannya. Semua terapi yang diberikan saat ini sifatnya untuk meringankan gejala klinis yang timbul, memperlambat perjalanan penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Selain pemberian obat, dokter juga akan menyarankan pasien untuk menjalankan terapi seperti fisioterapi, terapi wicara, dan psikoterapi.
Pencegahan Penyakit Parkinson
Belum ada pencegahan untuk Penyakit Parkinson, tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya Parkinson, diantaranya:
- Menerapkan pola makan yang sehat dengan gizi seimbang. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Beberapa makanan yang direkomendasikan antara lain kunyit, buah beri (blueberry, raspberry, dan strawberry), anggur merah, teh hijau.
- Olahraga secara teratur karena dapat membantu menjaga kadar dopamin di otak
- Menghindari paparan bahan kimia /racun, seperti pestisida, herbisida dan logam berat lainnya.
- Hindari terjadinya trauma kepala.
- Istirahat yang cukup
- Melakukan aktifitas untuk stimulasi otak seperti menulis, membaca, bermain musik, memecahkan teka-teki dan lainnya.
- Mengelola stres
Bila Anda atau keluarga Anda mengalami gejala Parkinson, segera lakukan konsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Manfaat dan Efek Samping Rutin Minum Teh Tawar
24 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Cara Mengatasi Asam Lambung Yang Naik
4 April 2024
Baca Selengkapnya
Vertigo dan Cara Mengatasinya
30 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Kenali apa itu Stroke
19 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Waspada Bahaya Diare
15 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter