Bahaya Cacing Dalam Tubuh
By cepat sehat|14 Mei 2024|Penyakit
Indonesia di mana kita berada terletak di wilayah tropis sehingga sangat mendukung kehidupan semua jenis makhluk hidup tak terkecuali cacing sekalipun. Bila cacing masuk ke dalam tubuh manusia dapat menyebabkan infeksi yang disebut sebagai penyakit cacingan. Adapun proses masuknya cacing ke dalam tubuh manusia bisa melalui beberapa macam cara, antara lain :
- Melalui kulit daerah tangan atau kaki, di mana larva cacing menembus kulit manusia saat bersentuhan dengan tanah yang mengandung larva cacing, terutama cacing tambang.
- Melalui telur cacing yang tertelan masuk ke tubuh melalui tangan atau kuku yang kotor dan mengandung telur cacing, terutama telur cacing gelang atau cacing kremi.
- Melalui makanan yang terkontaminasi telur cacing atau larva cacing.
- Melalui kontak dengan orang yang menderita penyakit cacingan, terutama melalui tangan penderita yang terdapat larva cacing.
- Melalui konsumsi daging yang mengandung cacing pita yang tidak dimasak dengan baik/ matang.
Penyakit cacingan merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan penderita menderita kurang gizi, khususnya bagi penderita anak-anak kelompok usia sekolah dasar yang rentan dengan penyakit-penyakit kekurangan gizi, namun orang dewasa pun bisa menderita cacingan. Cacingan pada manusia akan menyebabkan kehilangan zat gizi berupa karbohidrat dan protein, kehilangan darah sehingga dapat menurunkan produktivitas kerja serta menghambat pertumbuhan fisik dan dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit lainnya.
Jenis Cacing Yang Bisa Menyebabkan Cacingan Pada Manusia
Berikut beberapa jenis cacing yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan cacingan, antara lain:
- Cacing gelang (Ascaris lumbricoides), biasanya masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau tanah yang telah terkontaminasi dengan telurnya. Setelah telur menetas, cacing akan menetap di usus dan dapat menyebar ke organ lain melalui pembuluh darah. Cacing ini mempunyai ukuran antara 10-30 cm dan bila seseorang mengalami cacingan, dapat ditemukan cacing yang keluar bersamaan dengan kotoran saat buang air besar (BAB).
- Cacing kremi (Enterobius vermicularis) yang bersifat parasit dan menyerang atau menjangkiti usus besar manusia. Cacing ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi dengan telur cacing kremi. Cacing ini memiliki bentuk yang halus dan berwarna putih dengan ukuran 5-13 milimeter. Cacing ini mempunyai kebiasaan bertelur pada malam hari di daerah anus, sehingga penderita sering mengalami gatal di sekitar anus.
- Cacing tambang (Ancylostoma duodenale/ Necator americanus) yang biasanya menginfeksi manusia dengan menembus kulit terutama pada orang yang tidak mengenakan alas kaki. Cacing ini juga dapat masuk ke dalam pembuluh darah dan organ tubuh lain seperti paru paru dan jantung. Cacing ini juga dapat menyebabkan Cutaneous Larva Migrans (CLM).
- Cacing pita (Taenia solium/ Taenia saginata) yang menjadi parasit pada manusia, hewan ternak (babi, sapi dan kerbau). Cacing ini dapat menginfeksi manusia melalui konsumsi daging yang terinfeksi cacing dan tidak dimasak dengan matang sempurna.
Pengobatan
Cara mengobati cacingan adalah dengan mengonsumsi obat cacing selama 1-3 hari. Disarankan sebaiknya seluruh keluarga mengonsumsi obat cacing untuk mencegah penularan infeksi yang berkelanjutan. Konsultasikan dengan dokter agar dapat diberikan obat cacing sesuai dengan jenis cacing yang menginfeksi.
Pencegahan
Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mewaspadai bahaya dari cacing tersebut adalah dengan cara sebagai berikut:
- Menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan atau saat menyiapkan makan
- Memasak makanan dan minuman dengan benar agar bakteri jahat, telur cacing/ cacing dapat mati sehingga tidak menimbulkan penyakit bagi yang mengkonsumsi.
- Mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi dengan air yang bersih dan mengalir agar kotoran yang melekat bisa bersih dan higienis sebelum dikonsumsi.
- Memasak daging agar matang dengan sempurna sebelum dikonsumsi.
- Menggunakan alas kaki saat keluar rumah.
- Meminum obat cacing minimal setiap 6 bulan sekali.
- Memberikan obat cacing pada hewan peliharaan secara rutin.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Nutrisi bagi Penderita Diabetes & Hipertensi
17 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Mengenal Infertilitas dan Penyebabnya
20 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Mengenal Sakit Kepala
3 April 2024
Baca Selengkapnya
Hipertensi “the Silent Killer” yang perlu Diwaspadai
21 April 2024
Baca Selengkapnya
Cara Mengatasi Asam Lambung Yang Naik
12 April 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter