Hipertensi “the Silent Killer” yang perlu Diwaspadai
By cepat sehat|21 April 2024|Penyakit
Disebut sebagai “the silent killer” karena hipertensi tidak menimbulkan gejala dalam bentuk apapun, dan adapun gejala yang muncul merupakan penyebab lain seperti sakit kepala, pegal linu pada area leher dan bahu, mual (semua gejala yang muncul tersebut bisa jadi karena kurang tidur, terlambat makan, stress secara psikis, kehujanan, kelelahan menggunakan handphone/ komputer/ televisi berjam-jam, dan lain sebagainya).
KENDALIKAN & KONTROL FAKTOR RISIKO HIPERTENSI
Ada beberapa penyebab umum yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit hipertensi antara lain:
- Faktor Internal
- Kelainan bawaan/ kongenital – kelainan organ tubuh/ pembuluh darah yang didapat sejak lahir, seperti Takayasu Disease yang bisa diderita usia anak-anak dan remaja.
- Psikis – stress, cemas berlebih dari pikiran kita terhadap suatu masalah/konflik yang sedang dihadapi. Masalah yang dimaksud bisa dalam ranah ekonomi, sosial, dan lainnya. Kondisi psikis yang stress akan menyebabkan stimulasi meningkatnya hormon anak ginjal / adrenalin secara berlebihan yang pada akhirnya hormon ini akan menyebabkan mengecilnya rongga pembuluh darah sehingga meningkatkan tekanan darah pada seluruh tubuh. Dan juga meningkatkan frekuensi jantung yang dampaknya juga sama yaitu meningkatkan curah darah yang dipompakan dari jantung ke seluruh tubuh sehingga tekanan darah menjadi meningkat.
- Faktor Eksternal
- Asupan garam dalam menu makanan rutin setiap hari, sesuai dengan rekomendasi dari WHO adalah 1 sendok teh/orang/hari atau sekitar 5 gr/orang per hari. Sehingga hal ini dapat menjadi perhatian saat mempertimbangkan makan-makanan yang sudah jadi / siap saji yang ingin dibeli. Atau minta masakan untuk tidak memakai banyak garam sebelum diolah/ dimasak apabila memesan makanan di restoran/ rumah makan.
- Mengurangi minum kopi dan teh karena keduanya mengandung zat kafein yang bisa berdampak meningkatkan denyut jantung pada sebagian orang.
- Bagi yang terbiasa menggunakan produk kecap manis, kecap asin serta mie instan disarankan untuk mengurangi mengkonsumsinya karena kadar garam yang terkandung di dalamnya cukup tinggi. Sebaiknya pelajari jumlah kandungan garam yang tertera dalam kemasan.
RUTIN KONTROL MEDICAL CHECK UP SETIAP TAHUN
Jadi karena tidak memiliki gejala khusus, maka menjadi gejala penyakit yang perlu kita waspadai. Disarankan untuk secara berkala rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan yang memiliki pelayanan khusus Medical Check Up atau bisa dilakukan secara mandiri dengan menggunakan alat tensi digital yang mudah didapat di toko daring maupun luring, terutama bagi orang yang sudah berusia di atas 40 tahun. Sebagai upaya deteksi dini apabila ditemukan ada kelainan hasil pemeriksaan dari nilai normal pada umumnya.
Apabila Anda secara mandiri rutin melakukan tensi sendiri, dan mendapatkan hasil pemeriksaan tekanan darah di atas normal setelah dilakukan beberapa kali pengulangan pengukuran, maka segera konsultasikan ke dokter di fasilitas kesehatan terdekat atau konsultasi online dengan dokter melalui telemedicine untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
Artikel Lainnya
Butuh Bantuan Segera?
Hubungi Kami Sekarang
Kami Akan Datang dalam Waktu Kurang dari 45 Menit
Artikel Popular
Mengenal Infertilitas dan Penyebabnya
20 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Konstipasi Sembelit Yang Merepotkan
12 Mei 2024
Baca Selengkapnya
Penyebab Sakit Punggung dan Tips Mengatasinya
14 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Cara Mengatasi Kelelahan
11 April 2024
Baca Selengkapnya
Vertigo dan Cara Mengatasinya
30 Maret 2024
Baca Selengkapnya
Dokter Kami
Clinic Cepat Sehat
dr. Cahyadi Surya, MPH
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Yahya Albar
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Ni Wayan Mega Rajuni
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr Lorenzo Alexander Pradhana
General Practitioner
Clinic Cepat Sehat
dr. Anak Agung Gede Wahyu Prabawa
General Practitioner
Konsultasi Dengan Dokter
Temukan Dokter